Showing posts with label DIY: Random. Show all posts
Showing posts with label DIY: Random. Show all posts

16/11/2015

Indeks "DIY: RANDOM" - Daftar Semua Post di Kategori "DIY: RANDOM"


Kembali ke Master Index

DIY: RANDOM
#1Sebab Motor Tidak Bisa DistarterBaca di Sini
#2Pengalaman Pasang AC Baru Tapi Berbunyi BisingBaca di Sini
#3Isi Angin Ban Mobil di Pom Bensin, Yuuk!Baca di Sini
#4Punya Tiga Masalah Ini? Hadapi dengan Website Ini!Baca di Sini
#5Temukan Passion-mu!Baca di Sini
#6Cara Menguji Keaslian EmasBaca di Sini
#7Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat. Terbukti!!Baca di Sini
#8Simak Tips untuk Merawat Ban Mobil AndaBaca di Sini
#9Ide Bersedekah Lewat CelenganBaca di Sini

15/10/2015

DIY: Random #9 - Ide Bersedekah Lewat Celengan

Di atas meja rekan kerja saya ada sebuah benda yang cukup mencolok, yaitu sebuah kaleng yang penuh dengan gambar dan tulisan. Ternyata benda tersebut adalah celengan yang dipakai untuk bersedekah. Wuah, sungguh ide yang menarik dan sangat applicable, khususnya untuk kita yang sulit sekali bersedekah meskipun niat sudah segunung Everest: pakai celengan!



Ternyata celengan bukan hanya berguna untuk mengajarkan anak kecil supaya rajin menabung, tetapi juga bermanfaat untuk kita agar rajin menyisihkan uang kembalian, baik koin atau ribuan, yang meskipun tampak tak seberapa, tapi kalau dikumpulkan secara konsisten, apalagi oleh banyak orang bisa membantu orang lain yang membutuhkan dan mengubah hidup mereka.



Tampak bawah celengan. Dari penampilan luarnya sih, tampak sulit dibuka. Mirip tutup kaleng biskuit yang susah sekali dibuka kalau tidak pakai ujung kunci rumah dan tenaga ekstra.



Celengan ini juga disertai dengan gambar seputar bantuan nyata apa saja yang telah organisasi pencetus celengan ini salurkan melalui dana yang terkumpul dari donatur. Celengan juga dilengkapi sejumlah informasi yang berguna.



Ternyata celengan ini di-issue oleh PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat). Setelah ai coba gugel, ternyata PKPU adalah sebuah NGO yang menyalurkan sedekah dan zakat kepada berbagai pihak. Situsnya tampak professional dan juga lengkap dengan berbagai fitur. Bahkan ada mobile app-nya juga di Android Play Store.

Saat saya coba cari di Google News pun ternyata banyak situs berita nasional yang meliput kegiatan yang PKPU lakukan, dan ternyata ada beragam loh, bukan hanya 1-2 saja, seperti penyaluran air bersih, paket perlengkapan sekolah anak yatim korban tsunami Aceh, penyaluran masker dan layanan kesehatan untuk korban asap, bantuan untuk pengungsi Rohingya, dsb. Dalam situs PKPU memang tertulis ada banyak program yang didukung PKPU yang dikelompokkan dalam 6 kategori (Pendidikan, Ekonomi, Tanggap Darurat, Kesehatan, Sosial, Yatim). Very inspiring, yah!

13/09/2015

DIY: Random #8 - Simak Tips Untuk Merawat Ban Mobil Anda


GT Radial membagikan "6 Tips Merawat Ban Mobil Anda" yang saya temukan pada sebuah poster yang ditempel pada tembok salah satu bengkel mobil yang pernah saya kunjungi (per Februari 2013). Dijelaskan secara singkat dan sederhana, namun penting untuk kita perhatikan, berikut adalah tips-tips cara merawat ban mobil:

  1. JENIS DAN UKURAN BAN YANG TEPAT: Minta rekomendasi jenis ban yang sesuai dengan gaya mengemudi Anda. Pastikan juga ban yang digunakan sesuai dengan ukuran dan indeks ban yang dianjurkan untuk kendaraan ban.
  2. TEKANAN ANGIN PADA BAN: Periksa tekanan angin minimal 1 bulan sekali. Tekanan angin yang kurang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada ban Anda. Tekanan angin yang berlebihan akan menyebabkan keausan yang tidak merata dan berpengaruh pada saat pengendalian dan pengereman.
  3. ROTASI: Ban perlu dirotasi untuk mencegah keausan yang tidak merata, dan juga untuk memperpanjang umur pemakaian ban Anda. Lakukan rotasi setiap 7,500 - 10,000 km.
  4. BALANCING: Ban perlu dibalancing untuk mencegah guncangan dan getaran pada saat mengemudi serta keausan yang tidak merata. Balancing dilakukan setiap pergantian ban baru, melakukan rotasi ban, atau jika ban bergetar pada saat mencapai kecepatan tertentu.
  5. SPOORING: Kendaraan Anda perlu di spooring secara berkala untuk memastikan keamanan dan kenyamanan saat berkendara. Spooring dilakukan setiap melakukan rotasi ban, atau jika terjadi gejala-gejala seperti: Kemudi mobil menarik ke arah kanan atau kiri pada saat berkendara, dan ban aus sebelah atau tidak rata.
  6. PENGGANTIAN BAN BARU: Terdapat "TWI" (Tread Wear Indicator) pada alur telapak ban. Jika telapak ban sudah menyentuh bagian TWI, maka menunjukkan bahwa ban sudah saatnya untuk diganti. Letak TWI pada ban ditunjukkan dengan tanda segitiga ( ∆ ) pada dinding samping ban.

DIY: Random #7 - Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat. TERBUKTI!!


Seorang kerabat membuat saya terheran-heran karena wajahnya yang dulu penuh jerawat (bahkan sampai ke leher) kini sudah hilang 85%, sebuah perbedaan yang signifikan karena dibandingkan dulu, wajahnya kini tampak jauh lebih bersih, meski masih ada sedikit jerawat tersisa. Saya bertanya apa tipsnya, kemudian ia menceritakannya pada saya bagaimana jerawatnya hilang berdasarkan pengalamannya sendiri. Sebut saja namanya Steve.

Steve, supaya jerawat bisa hilang, apa harus ke dokter kecantikan?
"Kalau ke dokter yang mahal pasti sembuh. Seperti artis-artis begitulah. Tapi kalau nggak mau kantong jadi tipis, lalu pergi ke dokter yang murah, mungkin bisa sembuh mungkin juga tidak. Kalau menurut saya, jangan ke dokter, karena kamu bisa ketergantungan. Memakai obat dokter memang bisa membuat kulit ngelotok dan jerawat hilang, tapi prosesnya lama, dan juga perih."

Kalau begitu, ada alternatif lain?
"Kalau kamu nggak mau pakai obat dokter, kamu bisa beli obat cuci muka di apotik atau supermarket atau tempat sejenisnya. Tapi itu juga tergantung kulitmu cocok atau nggak. Kalaupun cocok, jerawat bisa hilang tapi lama dan juga jarang terjadi. Jadi yang saya sarankan itu cuci muka dengan sabun mandi biasa. Tapi pisahkan sabun yang kamu pakai mandi dengan sabun yang akan kamu pakai untuk mencuci wajah. Khusus beli satu sabun mandi untuk cuci mukamu. Yang memang kamu biasa pakai mandi juga boleh, karena kalau kamu biasa mandi dengan itu berarti sudah cocok dengan kulitmu. Kalau saya pakai Lifebuoy."

Jadi apa saja yang Steve lakukan untuk menghilangkan jerawat yang banyak membeludak itu?
"Pertama, jaga kebersihan. Maksudnya, segera cuci muka ketika muka terasa kering dengan sabun mandi yang tadi saya sebutkan. Cuci muka sebelum tidur. Cuci muka ketika mandi. Cuci muka sesampainya kamu tiba di rumah setelah beraktivitas di luar rumah. Kedua, makan buah. Buah apapun saya makan nggak kira-kira dalam jumlah yang nggak terhitung.(penulis tertawa). Jangan tertawa, saya serius, itu benar-benar saya lakukan! Nah... yang ketiga, berdoa, minta pertolongan sama yang di Atas, supaya jerawat hilang. Nggak boleh ditawar-tawar, ketiganya harus dilakukan."

Oooh, jadi itu rahasianya! Beres!! Oke deh, ada pesan lainnya?
"Hmm.. oh ya! Jangan sampai takut kotor karena mau jaga mukamu. Misalnya ketika bermain basket, menjaga muka sampai nggak mau kena badan orang lain. Gara-gara parno sendiri, saya sampai kalah waktu main basket deh.. Hahaha.."

DIY: Random #6 - Cara Menguji Keaslian Emas

Suatu waktu di siang hari, sembari menunggu kelas dimulai, saya membaca Warta Kota (edisi 3 Nov 2012) dan menemukan beberapa berita yang menarik. Salah satunya tentang emas. Aha! \(‾▿‾\) \(´▽`)/ (/‾▿‾)/

Ternyata eh ternyata, ada sejumlah warga Jakarta yang berprofesi sebagai pengayak emas, yakni orang-orang yang mendulang emas atau benda berharga lain di kali, selokan, atau saluran air seperti di Kali Ciliwung atau Kali Angke. Rupanya perhiasan atau emas yang didapat ini adalah milik orang yang hilang atau terjatuh, misalnya saat pemiliknya sedang mandi, lalu masuk ke saluran air dan terbawa air limbah sampai selokan atau kali. Dan ini dilakukan mulai jam 5 pagi sampai menjelang petang, lhooo...



Artikel yang ada di halaman dua tersebut mengajarkan saya cara mereka melakukannya memakai raksa dan sejumlah peralatan berikut:
  1. Sediakan nampan atau ayakan berbahan stainless steel yang banyak lubang kecil. Siapkan juga batu hitam dan sebotol air raksa
  2. Serokan nampan tersebut ke dalam got atau kali, lalu tinggal diayak
  3. Logam hasil ayakan digesekan ke batu hitam tadi.
  4. Tetesi bekas gesekan di batu hitam dengan air raksa. Perhatikan:
  • Apabila goresan di batu hitam hilang setelah ditetesi air raksa, berarti itu bukan emas.
  • Apabila goresan di batu hitam itu tidak hilang, bahkan berubah menjadi kuning, berarti logam itu dipastikan adalah emas.
  • Apabila goresan logam berubah menjadi warna hijau, berarti logam tersebut adalah tembaga
  • Apabila goresan berubah merah, berarti logam tersebut adalah emas muda atau suasa
  • Apabila logam mikron, maka goresan akan hilang, tetapi air kerasnya berubah menjadi kental.

Selain cara di atas, saya jadi teringat beberapa kali pernah melihat di TV orang yang menggigit logam atau cincin untuk memastikan apakah itu betul-betul emas atau tidak. Konon katanya, emas asli lebih soft daripada emas palsu, sehingga jika digigit akan meninggalkan bekas atau bengkok.


Ada juga orang yang menyarankan untuk mengukur kepadatan (berat jenis) emas tersebut.

  1. Ingat pelajaran SMP? Bisa pakai rumus simple ini: ρ=m/v (berat jenis = massa dibagi volume). Jadi terlebih dahulu kita harus mengukur massa dan volume logam tersebut. Kalau setelah dibagi hasilnya sama dengan berat jenis emas (fyi, berat jenis emas bervariasi, kalau emas murni atau 24 karat = 19,32 gram/cm3).
  2. Untuk yang ingin tahu lebih detil mengenai metode ini, pas banget nih saya ketemu website bagus. Silahkan terbang ke artikel website tersebut: bit.ly/VJH1o1. Di situ ada langkah-langkah dan info seputar berat jenis emas campuran.

DIY: Random #5 - Temukan Passion-mu!



Beberapa tahun yang lalu, sambil mencari video untuk tugas kuliah, saya menemukan sebuah video singkat yang menarik di YouTube. Coba temen-temen tonton deh, judulnya "How to Find Your Passion in 3 Steps". Nggak sampai lima menit dan isinya klop sesuai judulnya.

Di dalam video tersebut, ada seorang pria yang membagikan rahasianya kepada pemirsa mengenai bagaimana caranya menemukan passion kita. Intinya ada tiga poin dan saya tuliskan di bawah ini:
  1. Pernahkah kita melihat seseorang, lalu berpikir "wah keren, saya ingin hidup seperti itu!" Apa sih yang orang itu kerjakan? Bisa jadi passion-mu ada di situ.
  2. Pernahkah kita mengernyitkan dahi kita ketika seseorang salah melakukan sesuatu, dan kita geregatan karena kita tahu cara untuk memperbaikinya. Mungkin kita membatin "harusnya begini lho cara kerjanya... coba aja dia betulin dua atau tiga hal itu, pasti hasilnya bisa jauh lebih baik!" Nah, coba pikir kamu bisa bantu dia apa? Bisa jadi passion-mu ada di situu...
  3. Apa sih yang bikin kamu seneng banget? Coba putar balik memorimu dan ingat-ingat hal apa saja yang pernah kamu kerjakan yang membuatmu sangat bahagia ketika melakukannya. Bisa jadi passion-mu ada disitu.


Happy Seeking!!

DIY: Random #4 - Punya Tiga Masalah Ini? Hadapi Dengan Website Ini!

Apakah kamu memiliki satu dari tiga masalah berikut:

1. Kehabisan ide seru untuk mengajar di kelas bahasa Inggris pertemuan selanjutnya?

2. Ada janji bertemu orang, tapi takut jadi krik krik karena bingung mau ngomong apa?

3. Suka menulis, ingin menulis, tapi tidak terpikir sama sekali apa yang harus kamu tulis?



TENANG SAJA! Tiga masalahmu langsung lenyap dengan bantuan website ini (jangan kuatir bukan virus, aman!): http://iteslj.org/questions/


Pada website tersebut kamu akan menemukan ribuan pertanyaan yang telah disusun dengan sangat rapi dan sederhana ke dalam berbagai kategori. Tinggal klik dan kamu akan bisa:

Memakai list pertanyaan tersebut untuk bahan conversation dengan muridmu. Bisa juga dipakai untuk bahan ujian, lhoo..! Bahan bagus untuk kelas speaking! Sebagai contoh, buka dua kategori "police" dan "gambling". Masing-masing kategori memuat puluhan pertanyaan yang menarik. Print dan pasangkan muridmu berdua-dua dan biarkan mereka saling bergantian mewawancarai satu sama lain. Murid A menjawab pertanyaan "police", sedangkan murid B menjawab pertanyaan "gambling". Setelah selesai, kamu bisa membahas pertanyaan yang ada di daftar tersebut, sambil memberi arahan dan tips seputar cara menjawab pertanyaan dengan baik. 

Mengurangi risiko canggung dan kehabisan pertanyaan saat bertatap muka nanti. Sedia payung sebelum hujan! Bahan bagus untuk ngobrol dengan teman baru! Masuk ke website di atas, pilih kategori yang kira-kira sesuai dengan umur, profesi, atau hobi lawan bicaramu; atau kamu bisa pilih kategori yang general yang berlaku untuk semua orang. Misalnya pilih "Music". Pilih perrtanyaan yang menurutmu akan "memaksa" lawan bicara kita untuk banyak bicara. Ingat-ingat di kepala apa yang mau tanyakan, atau buat catatan kecil di handphone-mu supaya bisa nyontek kalau sudah mulai bingung mau ngomong apa. Supaya nggak canggung, perkaya pengetahuanmu dengan rajin baca koran atau portal berita kayak kompas.com. Pasti nanti percakapanmu akan bisa mengalir dengan sendirinya.

Terinspirasi! Setiap pertanyaan bisa jadi topik untuk bahan tulisanmu. Nggak pernah bakal kehabisan ide, deh, soalnya stoknya banyak banget!! Horee..!

Monggo, sob... silahkan dimulai!

DIY: Random #3 - Isi Angin Ban Mobil di Pom Bensin, yuuk!

Suatu malam yang biru tanpa dirimuuuu... (niatnya sih nyanyi diserak-serakin ala-ala sandy sandoro gimana gitu, tapi kok suaranya lebih kaya nene-nene sihir tua yang ada di kartun dua dimensi). Malam itu jelas nggak biru, tapi hitam pekat gelap karena mas matahari sudah kembali ke alamnya. Dalam perjalanan pulang ke rumah melewati kemacetan ibukota (yang senantiasa eksis meski udah teramat malam) ditemani papa dan adik semata wayang, tiba-tiba ban mobil terasa kempes. Jadi, berhentilah kami di pom bensin terdekat untuk isi angin ban. Tapi mesinnya sedang rusak (hiks), sehingga kami terpaksa bergerak menuju pom bensin terdekat berikutnya, yakni SPBU tetangga yang notabene adalah milik asing. Syukurlah, yang disini mesinnya bagus dan pas lagi nggak ada yang pakai, jadilah kami nggak perlu mengantri.


Tulisan air dan angin yang terpampang jelas di papan mentereng berwarna kuning itu bikin saya senyum-senyum sendiri, soalnya kreatif: dua produk alam yang sama-sama berawalkan huruf A. Sekarang jadi kebayang kartun The Legend of Korra dehhh, abisnya di cerita itu 'kan ada suku air sama unsur anginnya, hihihi...



Mudah banget memang cara pakainya. Tinggal disetel saja besar tekanannya, pip pip pip, tekan aja tombolnya, sekali lihat mesinnya juga pasti mengerti, kemudian pasang selangnya di lubang pentil ban yang penutupnya sudah dilepas terlebih dahulu. Karena mobil kami berukuran super mini, jadi nggak perlu terlalu tinggilah tekanannya. Cukup 32 Psi (kalau truk antara 40-50 Psi, kalau motor 29 Psi, kalau mobil yang agak besar sekitar 35 Psi). 

Keempat ban kami isi dengan tekanan yang sama. Yah, sebetulnya sih tekanan ban belakang memang harus lebih besar, tapi yo wes lah, yang penting 'kan tekanan si ban kiri dan si ban kanan sama. Begitu tekanan angin dalam ban sudah sesuai yang diinginkan, mesin ini akan akan mengeluarkan suara, Beep Beep gitu. Praktis banget deh, tanpa perlu keringetan menggenjot pompa kaki atau pompa sepeda, ban kami sudah gendut lagi. Oh ya, karena keran air ada persis di sebelah mesin angin, jadinya bisa langsung cuci tangan deh.



(Mengecek dan) mengisi angin ban memang penting supaya yakni ban kendaraan kita nggak kempes. Kalau kempes, ban akan langsung menempel pada velg mobil. Akibatnya sambil mobil berjalan, ban ikut terseret-seret dan jika kena besi velg bisa pecah. Bahaya banget, kan? Banyak lho mobil yang kecelakaan gara-gara hal ini, Ban yang kempes juga membuat mobil terasa berat jalannya, akibatnya jadi lebih boros bensin juga.

Soo, ingat-ingat mengecek ban kendaraan Anda, pastikan nggak kempes!

DIY: Random #2 - Pengalaman Pasang AC Baru Tapi Berbunyi Bising

Hai, nebeng share ya, siapa tahu bisa jadi referensi yang berguna bagi Anda yang mengalami masalah serupa.

Karena AC di kamar saya rusak, orang tua saya memutuskan untuk menggantinya dengan membeli AC baru dari sebuah toko perlengkapan rumah tangga di kawasan Glodok. AC tiba di rumah lengkap dengan teknisi yang ready untuk melakukan instalasi. Eng-ing-eng... Pemasangan berlangsung lancar tanpa kendala dan ketika dites pun AC berkapasitas 3/4 pk tersebut bekerja dengan baik dimana suhu udara dengan sangat cepat berubah menjadi dingin. Karena kamar saya masih bau cat, saya pun hijrah ke kamar lain sehingga AC tidak saya gunakan hari itu.

Keesokan harinya ketika saya menyalakan AC terdengar suara bising yang sangat keras (dan fals pula), sekilas seperti bunyi kipas gitu tapi berisik sekali. Tapi lampu kuning sebagai isyarat AC menyala bisa bersinar sih, dan suara bising membaik sembari menit demi menit berjalan, namun bunyi tersebut tetap ada sepanjang saya menyalakan AC. Masalahnya niih, suhu udaranya tetap sama, nggak menjadi dingin. AC menyala tapi tidak bekerja (hiks, AC baru kok tulalit). Ketika menekan tombol off yang ada di remote AC pun, bunyi bising yang keras itu mendadak terdengar lagi dan AC-nya tidak kunjung mati juga.

Setahu saya penyebab bunyi berisik pada AC bisa jadi karena ada bagian yang sudah karatan/aus/kotor atau kalau nggak, oli kompresornya mau habis. Jadinya sempat curiga ini AC beneran baru atau rekondisi gitu ya. Setelah complaint ke sang empunya toko, teknisi yang sama yang kemarin memasang AC tersebut datang kembali ke rumah saya. Appreciate the service karena teknisi datang dengan cepat meski hari itu bukan weekday dan waktunya mulai masuk petang (dan tentu saja, tidak perlu bayar lagi karena kesalahan bukan di kami).

Setelah diubek-ubek, menurut Mas Teknisi ternyata masalahnya adalah ada baut yang pasangnya tidak kencang sehingga membuat kipas yang ada di AC tersangkut. Akibatnya bunyi bising muncul dan AC tidak bekerja sebagaimana semestinya. Syukurlah bukan AC-nya yang rusak, kalau nggak 'kan ribet dan buang waktu lagi kalau harus tukar dan pasang yang baru. Well, that was pretty much about it - menjadi suatu pelajaran baru buat saya dimana ketika melakukan pemasangan AC agar mengingatkan tukang untuk memastikan bahwa baut sudah terpasang kencang supaya masalah serupa tidak terulang.


Senangnya, sekarang kamar saya sudah dingin deeeh dan asik ditempatin sebelum transit ke pulau kapuk. :)

12/09/2015

DIY: Random #1 - Sebab Motor Tidak Bisa Distarter

Hmmm.. (ಠ_ರೃ) mendadak (Nov 2013) motor skutik yang ada di rumah tidak bisa dinyalakan. Penyebabnya tentu bisa beragam. Salah satunya yang umum adalah karena aki yang bermasalah. Jadi begitu motor di rumah nggak bisa dinyalakan dan karena klaksonnya juga nggak bunyi, yang pertama terpikir: pasti akinya niihh (maklum aki motor saya sudah aki-aki >> jadi soak deh, hoh T.T).



Langsung deh kami membuka tempat hangout si Mr. Accu: di pijakan kaki. Kalau di motor bebek 'kan biasanya aki ada di dekat bagasi motor atau di bawah jok dudukan. Kalau di skuter matic bisa jadi aki ada di pijakan kaki, seperti yang ada di motor kami.



Sebelum mencopot aki dari motor, kami menyempatkan diri untuk memeriksa sekring motor yang letaknya bersebelahan dengan aki, siapa tahu motornya tidak bisa nyala karena sekringnya putus. Tapi setelah coba mengamati silinder transparan ini, it looked just fine, healthy as ever. Nggak ada masalah bro! So, perhaps memang biang keroknya adalah si aki! #jitak_aki




Karena pakai obeng nggak kebuka, akhirnya aki kering ini kami buka dengan kunci sok yang berbentuk huruf Y ini. Sangat mudah. Kemudian langsung deh pergi ke toko untuk beli aki yang baru, harganya Rp 170.000. Nggak lupa bawa aki yang lama. Maksudnya mau minta tukar tambah... Dapat diskon juga sih meski nggak seberapa. Setelah itu kami memasang aki yang baru, dan voila, it worked! Motornya langsung nyala, klaksonnya pun okeh, kini berdering kencang. Jadii.. kalau motor anda tidak bisa distarter, satu dari sekian banyak penyebabnya bisa jadi datang dari aki.